Ancaman Badai di Amerika Serikat, Jadwal Timnas Inggris pada Piala Dunia 2026 Bisa Berubah

areabola

Prediksiareabola – Piala Dunia 2026 berpotensi menghadapi tantangan besar di luar lapangan. Cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah kota tuan rumah di Amerika Serikat dapat memengaruhi jalannya pertandingan selama turnamen berlangsung.
Sejumlah negara peserta mulai bersiap menghadapi kemungkinan penundaan laga akibat badai petir. Situasi tersebut menjadi perhatian karena sebagian pertandingan akan dimainkan pada waktu sore hingga malam hari, ketika risiko cuaca buruk meningkat.
Timnas Inggris menjadi salah satu tim yang bisa terdampak. Beberapa pertandingan mereka dijadwalkan berlangsung di kota-kota yang berpotensi mengalami gangguan cuaca selama turnamen.

FIFA Diperkirakan Tidak Akan Menjadwalkan Ulang Pertandingan
Menurut laporan Daily Mail Sport, FIFA akan menangani setiap gangguan cuaca secara terpisah sesuai kondisi yang terjadi di lapangan. Tidak ada kebijakan umum yang secara otomatis diterapkan untuk semua pertandingan yang terdampak.

Meski demikian, sumber internal menyebut FIFA sangat kecil kemungkinan akan membatalkan pertandingan dan memainkannya kembali pada hari lain. Pertimbangan jadwal yang padat serta menjaga integritas kompetisi menjadi faktor utama.
Kondisi tersebut berarti tim-tim peserta mungkin harus menunggu cukup lama hingga cuaca membaik sebelum pertandingan dapat dilanjutkan. Penundaan bisa berlangsung selama berjam-jam apabila badai petir terjadi di sekitar stadion.
Bagi Inggris, situasi itu berpotensi memengaruhi laga-laga yang dimainkan pada sore hari di Boston dan New York. Sementara pertandingan pembuka mereka melawan Kroasia akan digelar di Dallas dengan atap stadion tertutup.

Pengalaman di Piala Dunia Antarklub Jadi Gambaran
Meski FIFA tidak memberikan komentar resmi, situasi serupa pernah terjadi pada Piala Dunia Antarklub tahun lalu yang juga berlangsung di Amerika Serikat.
Dalam turnamen tersebut, pertandingan Chelsea melawan Benfica di Charlotte sempat dihentikan hampir dua jam akibat sambaran petir di area sekitar stadion. Padahal laga saat itu hanya menyisakan sekitar lima menit waktu normal.
Penundaan tersebut memicu kritik dari pelatih Chelsea saat itu, Enzo Maresca, yang menilai Amerika Serikat tidak layak menjadi tuan rumah kompetisi tersebut.
Setelah pertandingan dilanjutkan, Benfica berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti kontroversial pada menit-menit akhir. Chelsea akhirnya menang 4-1 setelah perpanjangan waktu, dengan total durasi pertandingan mencapai empat jam 38 menit sejak kick-off.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *